Tuesday, June 16, 2015

ITU

seberapa parah, sakit yang hatimu pernah rasa?

buat jiwa yang indah

di sebalik senyum-senyum itu
di sebalik lirik manis itu 
aku bisa baca sendu itu
aku bisa baca perasaan mahu itu
aku bisa baca pengharapan kamu pada masa lalu itu

bukannya aku tidak mengerti 

selagi percaya masih lagi bercahya kelam
selagi memoir semalam masih tidak dapat kita selam 
kamu bisa saja untuk terus genggam 
kamu bisa saja untuk terus pendam

apapun
aku mahu kamu percaya
kerna mahu apa pun kondisi saat dan tika ini
aku juga tak ubah seperti kamu
punya rasa mahu punya rasa ragu

"Jatuh itu memang memenatkan. Tapi jatuh itulah juga yang bisa buat kita jadi kuat dan matang dalam proses berfikir. bukankah permulaan ini demi pengakhiran?"

dan; kekal percaya
saat dia lorongkan hatimu untuk jatuh
lorong itu nanti yang bisa buat kamu tersenyum manis

moga Tuhan, 
terbangkan aku, kamu dan mereka pada cinta-cinta yang tidak sia-sia



l 16062015, 8.00 malam l



p/s:  

Did your heart ever want to ask something, but your head is too afraid of what the answer might be?


No comments: